Teknik Meracik Kopi Ala Barista Mikael Jasin
Meracik kopi adalah kemampuan atau skill dasar yang harus dimiliki seorang barista. Barista yang profesional mampu meracik kopi dengan baik serta menguasai bermacam teknik meracik kopi. Ada banyak teknik meracik kopi yang dapat dipelajari jika ingin menjadi seorang barista yang profesional.
Salah satu barista profesional asal Indonesia adalah Mikael Jasin. Selama berkarir menjadi barista, Jasin berhasil menjuarai Indonesia Barista Championship pada tahun 2019 dan menjadi peringkat empat dunia pada World Barista Championship. Prestasi tersebut menjadi bukti kemahiran Jasin dalam meracik kopi. Dia membagikan teknik-teknik meracik kopi alanya di youtube bagi kalian yang mau belajar cara meracik kopi.
Ini dia teknik meracik kopi ala Barista Mikael Jasin!
- Aeropress
Aeropress merupakan salah satu alat seduh kopi yang paling terkenal dan banyak digemari di dunia. Bahkan alat ini memiliki kompetisinya sendiri yang diadakan setiap tahun bernama World Aeropress Championship. Kompetisi ini sangat populer di kalangan barista bukan hanya di negara-negara barat namun juga barista-barista dari asia.
Alat seduh aeropress berbentuk kecil dan ramping. Cara pemakaiannya pun terbilang mudah. Akan tetapi untuk meracik kopi yang enak, diperlukan teknik khusus. Ada dua cara menyeduh kopi menggunakan Aeropress yang dengan metode inverted atau terbalik, dan dengan metode normal. Beberapa orang mengatakan menyeduh dengan cara inverted, kontrol terhadap bubuk kopi lebih baik daripada cara normal karena dengan cara inverted air tidak akan keluar atau menetes saat ekstraksi.
Yang perlu diperhatikan saat menyeduh Aeropress adalah suhu air. Awalnya Alan Adler menciptakan alat ini menggunakan suhu 80° C. Suhu air yang rendah meningkatkan kesan rasa manis dan mengurangi pahit yang berlebihan. Akan tetapi saat ini banyak pula yang bereksplorasi hingga suhu 96° C.
Berikut teknik meracik kopi menggunakan alat aeropress.
- Panaskan air. Cek suhu minimal 80° C dan maksimal 96° C.
- Selama menunggu air panas, grid atau giling biji kopi sebanyak 20 gram.
- Set up Aeropress dengan cara memasukan kertas filter ke dalam filter cup kemudian bilas dengan air panas terlebih dahulu. Selanjutnya pasang chamber Aeropress dan letakkan di atas mug.
- Letakkan bubuk kopi ke dalam chamber Aeropress kemudian tuangkan air panas sekitar 200 ml. Setelah itu aduk sekitar 10 detik atau 20 kali menggunakan pengaduk yang ada dalam paket alat Aeropress.
- Tunggu selama 30 detik kemudian tekan plugger secara perlahan.
- Kopi siap dihidangkan
- Vietnam Drip
Alat seduh kopi bernama Vietnam Drip ini kita lihat hampir di seluruh coffee shop. Tak sedikit pula yang memiliki alat ini di rumah karena bentuknya yang kecil dan simpel. Akan tetapi menyeduh kopi menggunakan Vietnam Drip memerlukan kesabaran karena harus menunggu tetesan kopi saat ekstraksi.
Untuk teknik meracik kopi menggunakan Vietnam Drip, langkah-langkah yang harus kamu lakukan adalah sebagai berikut.
- Panaskan air hingga pada suhu 88° C.
- Selagi memanaskan air, grid biji kopi sebanyak 17-20 gram dengan gilingan medium.
- Siapkan susu kental manis sebanyak 2 sendok makan atau sesuai selera dan masukkan ke dalam cangkir yang transparan.
- Letakkan metal cup di atas cangkir kemudian masukkan kopi ke wadah dasar metal cup Vietnam Drip
- Kunci dan eratkan metal press.
- Tuangkan air panas kira-kira 40-45 ml atau sampai menyentuh batas atas.
- Diamkan dan tunggu hingga seluruh air menetes, kemudian tambahkan air lagi 20-30 ml.
- Tunggu hingga seluruh air menetes lagi kemudian aduk sampai merata.
- Espresso
Espresso merupakan jenis kopi yang sudah berusia lebih dari 100 tahun namun tetap digemari hingga saat ini. Minuman klasik ini dipatenkan oleh Angelo Moriondo pada tahun 1884. Saat ini berkembang semakin banyak alat-alat untuk meracik kopi espresso. Akan tetapi teknik meracik kopi espresso secara garis besar masih sama. Berikut teknik meracik kopi espresso yang harus kamu kuasai.
- Air merupakan komponen yang penting. Air yang mengandung endapan, kerak, dan mineral lain akan merusak cita rasa espresso. Jadi sangat penting untuk memperhatikan kualitas air. Tidak jarang pula barista menggunakan water test kits untuk memastikan kualitas air.
- Gilingan. Gilingan kopi espresso harus halus dan lebih halus dari jenis kopi yang lain. Kamu bisa menggunakan gilingan bernama filtered coffee atau yang sejenis.
- Takaran. Untuk espresso double shot, kopi yang digunakan sekitar 18-21 gram bubuk kopi. Semakin banyak kopi yang digunakan semakin kuat pula body dan intensitas espresso yang dihasilkan.
- Tamping. Untuk membatasi aliran air yang merambat masuk ke bubuk kopi, perlu dipadatkan dengan alat bernama tamper. Proses tamping yang cukup kuat dan merata sangat penting untuk menghasilkan ekstrak yang merata pula.
- Suhu. Air bersuhu 90°-96° dianggap paling ideal untuk menyeduh kopi. Beberapa mesin espresso memiliki fitur pengendalian suhu ini.
- Durasi waktu. Membuat kopi espresso umumnya membutuhkan durasi 25-30 detik mulai dari tahap ekstraksi sampai selesai.
- Hasil akhir. Pada proses coffee brewing, dua hal yang sangat esensial menentukan hasil akhir adalah proses coffee input dan water input. Hasil akhir untuk 1 shot gelas besar jika ditimbang beratnya sekitar 30 gram maka bisa dibilang ideal.
- French Press
French Press merupakan salah satu teknik meracik kopi manual brew yang banyak digunakan oleh barista. Tidak seperti alat manual brew lainnya yang menggunakan filter kertas atau able kone, French Press lebih sederhana bahkan sekilas tampak seperti teko biasa. Karena tidak menggunakan filter kertas, kopi yang diseduh dengan French Press memiliki ciri khasnya sendiri. Kopi yang dihasilkan lebih kaya rasa, lembut, dan sedikit oily. Alat French Press juga memungkinkan kopi beraroma lebih kuat.
Lalu bagaimana teknik meracik kopi dengan French Press? Simak langkah-langkah berikut.
- Siapkan air untuk menyeduh kopi. Pastikan air yang akan kamu gunakan tidak terkontaminasi dengan zat atau rasa lain karena akan sangat mempengaruhi rasa kopi yang dihasilkan. Kemudian panaskan air sampai 95° C.
- Siapkan kopi. Gunakan kopi yang masih segar dan baru. Kopi yang segar dan baru memiliki aroma yang kuat dan sedikit oily.
- Selagi menunggu air panas, grill biji kopi dengan ukuran kasar sebanyak 25 gram. Jumlah kopi bisa ditambah sesuai selera kamu.
- Set Up French Press. Untuk cara meng set up alat ini, pertama bilas French Press dengan air panas. Hal ini untuk membuat suhu kopi kamu tidak cepat turun. Kemudian letakkan French Press di atas timbangan kopi.
- Masukkan Kopi. Langkah selanjutnya masukkan kopi yang telah digiling tadi ke tabung botol French Press. Setelah itu siram dengan air panas 75 ml. Diamkan selama 30 detik.
- Tuang air panas. Setelah 30 detik tuang sisa air sebanyak 300 ml atau sesuai selera. Semakin sedikit air, semakin pekat rasa kopi yang dihasilkan. Kemudian aduk dan diamkan selama 4 menit.
- Tekan Plugger. Setelah kopi diendapkan selama 4 menit tekan plugger secara perlahan hingga ke ujung. Plugger akan memisahkan kopi dengan bubuk kopi. Jadi kamu bisa menuangkan kopimu ke dalam mug.
Itu lah beberapa teknik meracik kopi yang mudah dan dapat kamu praktikkan sendiri di rumah. Untuk mengetahui rasa yang pas sesuai selera kamu, kamu juga dapat bereksperimen dengan mencoba takaran-takaran baru. Selamat mencoba!