Tugas Dan Tanggung Jawab Seorang Barista Di Restoran
Barista merupakan salah satu profesi yang banyak diminati anak muda saat ini. Banyak anak muda yang ingin menjadi barista dan belajar bagaimana cara menjadi barista. Karena hal tersebut saat ini menjamur kelas-kelas atau sekolah barista yang memberikan pelajaran mengenai skill dan kompetensi seorang barista. Sebelum kamu memutuskan untuk menekuni profesi ini dan mulai belajar, alangkah baiknya kamu pahami dulu tugas dan tanggung jawab seorang barista agar kamu punya gambaran bagaimana sih pekerjaan ini nantinya.
Berikut ini tugas dan tanggung jawab seorang barista. Perhatikan ya
Membuat Kopi yang Enak Dinikmati
Tugas utama seorang barista menyajikan kopi kepada pelanggan. Barista harus bisa membuat kopi yang enak untuk dinikmati. Kopi yang enak ini disajikan dengan manual maupun dengan mesin. Barista harus menguasai banyak teknik membuat kopi agar dapat menyajikan kopi yang sesuai dengan selera pelanggan. Selain itu, dibutuhkan ketelitian dan kesabaran untuk membuat kopi yang enak.
Kopi yang enak berasal dari biji kopi berkualitas. Karena itu pengetahuan barista mengenai kopi juga diperlukan. Teknik pengolahan kopi sejak dari tanaman hingga tersaji dengan cangkir juga harus diperhatikan oleh barista karena akan mempengaruhi aroma dan cita rasa kopi yang dihasilkan. Kopi yang enak akan membuat pelanggan puas dan meninggalkan kesan baik terhadap kopi yang mereka minum. Ini tentu akan membuat pelanggan loyal dan mau kembali lagi ke restoran lain waktu.
Merawat Alat dan Mengoperasikan
Tugas dan tanggung jawab seorang barista selanjutnya adalah merawat alat dan mengoperasikan alat-alat sesuai dengan kegunaannya. Ada banyak jenis alat untuk membuat kopi, belum lagi alat-alat tambahan yang ada di dapur restoran. Barista bertanggung jawab untuk menggunakan alat-alat tersebut dengan maksimal untuk meracik kopi yang terbaik. Namun tugas barista bukan hanya menggunakan alat tersebut tapi juga harus merawatnya. Perawatan sangat penting dilakukan agar alat tidak mengalami kerusakan dan bisa digunakan kembali. Untuk bisa merawat alat-alat di dapur restoran dengan baik, barista harus memiliki pengetahuan mengenai alat-alat tersebut.
Secara umum, perawatan alat dilakukan dengan mencuci bersih semua bagian tanpa terkecuali, mengeringkan, dan meletakkannya di tempat aman setelah digunakan. Akan tetapi banyak hal yang perlu diperhatikan seperti penggunaan pembersih. Penggunaan bahan kimia tidak disarankan untuk membersihkan mesin kopi, karena penggunaan bahan kimia terus menerus akan mempengaruhi cita rasa kopi yang dihasilkan. Begitu pula penggunaan air panas, tidak disarankan karena banyak komponen mesin yang mudah pecah saat menggunakan air panas. Jadi meskipun terlihat simpel, perawatan alat membutuhkan ketelitian dan kehati-hatian dari seorang barista.
Menjaga Kebersihan Tempat Bar
Selain kebersihan alat, kebersihan tempat bar juga menjadi tugas dan tanggung jawab seorang barista. Kebersihan tempat akan menjadi kunci kenyamanan pengunjung serta kenyamanan barista dalam bekerja. Bar yang kotor dan berantakan akan menyulitkan barista untuk bekerja dengan cepat karena terhalang banyak barang-barang tidak penting. Selain itu, bar yang kotor juga menurunkan mood yang memandang sehingga akan sangat mempengaruhi kinerja dan minuman yang dihasilkan oleh barista. Oleh karena itu menjaga kebersihan tempat bar adalah tugas dan tanggung jawab seorang barista yang perlu diperhatikan. Barista harus membersihkan dapur atau bar lebih dari 1 kali setiap hari. Akan lebih baik jika setiap selesai memasak atau meracik minuman, barista langsung membersihkan tempatnya bekerja meskipun hanya mengelap meja dapurnya. Hal ini akan meringankan kerja barista di akhir untuk bersih-bersih tempat bar secara keseluruhan karena bar selalu dijaga kebersihannya.
Membuat Minuman Non Coffee
Di restoran, tentu menu yang disediakan amat beragam dan tidak semua minuman yang disediakan berjenis kopi. Hal ini dikarenakan ada banyak pelanggan yang tidak bisa minum kopi. Oleh karena itu, bisa membuat minuman non coffee juga menjadi tugas dan tanggung jawab seorang barista. Barista harus bisa membuat semua jenis minuman yang terdaftar di buku menu restoran.
Membuat minuman non coffee memang berbeda dari minuman coffee. Teknik dan cara pembuatannya berbeda. Ada banyak minuman non-coffee yang mudah dibuat namun juga tidak sedikit yang cara pembuatannya rumit. Oleh karena itu, barista perlu terus belajar dan mengasah skill agar kemampuannya berkembang. Jika ada minuman di daftar menu yang belum dikuasai cara pembuatannya, barista harus mau belajar agar dapat menyajikan minuman yang ada dengan baik di hadapan pelanggan. Semakin jenis minuman yang dikuasai barista, semakin banyak pula peluangnya untuk mengembangkan karir menjadi seorang barista profesional.
Ramah dengan Pelanggan
Tugas dan tanggung jawab seorang barista yang terakhir adalah memberikan pelayanan yang ramah kepada pelanggan. Barista merupakan ujung tombak pelayanan restoran yang menentukan kepuasaan pelanggan terhadap restoran. Banyak pelanggan yang ingin disambut dengan senyum ramah saat masuk ke restoran. Meskipun lelah, barista harus mampu menunjukkan wajah ramah dan cerianya. Kesan pertama pelanggan terhadap barista akan mempengaruhi persepsi pelanggan selama berada di restoran. Jika pelanggan mendapatkan barista yang tidak ramah, cuek, apalagi kurang sopan, pasti akan membuat pelanggan tidak nyaman dan tidak suka berada di restoran, seenak apapun makanan atau minuman yang disajikan.
Keramahan barista juga diuji saat menghadapi komplain dari pelanggan. Seringkali saat bekerja, ada satu dua masalah yang dihadapi barista baik karena kesalahan barista sendiri atau karena kesalahan orang lain. Misal pelanggan mendapatkan minuman yang tidak sesuai dengan apa yang dia pesan, biasanya pelanggan akan protes dan komplain kepada barista. Di saat seperti ini, barista harus tetap menunjukkan sikap ramah. Barista harus mampu memadamkan emosi pelanggan alih-alih membuatnya semakin marah.
Kriteria keramahan barista pun harus diperhatikan ulang. Pada satu kondisi, barista bersikap ramah kepada pelanggan dengan berusaha mengakrabkan diri dan mengajak mereka ngobrol seperti teman sendiri sangat lah bagus. Pelanggan yang datang ke kedai kopi untuk berbincang-bincang tentu akan merasa nyaman dengan sikap tersebut. Akan tetapi terkadang sikap terlalu akrab juga tidak sepenuhnya baik. Ada pelanggan yang datang ke restoran atau coffee shop untuk mencari suasana hening, memikirkan suatu hal, atau ingin menyendiri. Sikap barista yang terlalu terbuka tentu akan mengganggu. Oleh karena itu, barista harus mampu memperhatikan kebutuhan pelanggan dan bersikap sesuai dengan pelanggan yang sedang dihadapi. Barista yang peka terhadap apa yang diinginkan pelanggan tentu akan selalu disenangi karena membuat mereka merasa nyaman.
Itu dia tugas dan tanggung jawab seorang barista di restoran. Menjadi barista memang tidak mudah yang terlihat. Tugas dan tanggung jawab seorang barista bukan hanya tentang membuat minuman namun juga meliputi tugas-tugas lain dalam pelayanan restoran. Kamu harus benar-benar bertanggung jawab atas tugas-tugas tersebut saat nanti menjadi barista, ya!