Kualifikasi Untuk Menjadi Barista Di Restoran Berbintang 5
Barista merupakan profesi yang banyak digandrungi anak muda saat ini. Selain terlihat keren, profesi barista juga bisa menghasilkan pendapatan yang fantastis. Apalagi saat ini barista yang handal semakin banyak dicari bahkan di restoran-restoran berbintang 5. Tak ayal jika banyak yang ingin menggeluti profesi ini.
Tapi ternyata kualifikasi untuk menjadi barista tidaklah mudah, apalagi di tengah persaingan yang begitu ketat. Menjadi seorang barista memerlukan skill, keterampilan, pengalaman, dan manajemen diri. Ini karena tugas seorang barista sangat kompleks dan detail. Mulai dari mencari biji kopi terbaik hingga mempresentasikannya ke pelanggan. Jika kamu tertarik dan ingin memenuhi kualifikasi menjadi barista di restoran berbintang 5, perhatikan hal-hal berikut.
Kepribadian yang Harus Dimiliki oleh Seorang Barista
Menjadi barista bukan hanya soal teknik meracik minuman, namun juga tentang karakter atau kepribadian yang dimiliki. Bahkan banyak pemilik restoran yang lebih mencari barista dengan kepribadian yang bagus daripada yang memiliki kemampuan teknis. Kepribadian-kepribadian berikut merupakan kualifikasi menjadi barista yang sangat penting untuk diperhatikan.
- Teliti pada Detail
Meracik minuman yang berkualitas tidaklah sesimpel yang terlihat. Ukuran, temperatur, waktu, dan komposisi bahan sangat mempengaruhi minuman yang dihasilkan. Oleh karena itu seorang barista harus teliti dan betul-betul memperhatikan setiap komponen yang ada. Apalagi seringkali pelanggan meminta request-request khusus untuk minuman yang dipesannya. Jika tidak teliti, barista pasti akan kesulitan menghasilkan rasa minuman yang pas dan sesuai dengan keinginan pelanggan.
- Multitasking
Pada jam-jam sibuk seperti jam makan malam, barista dituntut untuk bekerja secara cepat, efisien, dan minim kesalahan. Pelanggan tentu tidak akan mau menunggu pesanan mereka terlalu lama. Jika tidak bisa cepat dan multitasking, mereka akan bosan sehingga akan mempengaruhi kepuasan pelanggan. Apalagi sembari meracik kopi seorang barista biasanya juga menjawab pesanan dan pertanyaan pelanggan. Barista harus mempunyai kepribadian yang multitasking agar bisa melaksanakan banyak hal sekaligus. Barista yang tidak bisa multitasking juga pasti akan mudah stress jika menghadapi situasi restoran yang ramai dan pekerjaan yang banyak.
- Pandai Berkomunikasi
Menjadi barista berarti kamu akan berkomunikasi dengan pelanggan setiap saat. Oleh karena itu komunikasi adalah salah satu kualifikasi menjadi barista yang penting untuk dikuasai. Barista yang ramah dan pandai berkomunikasi tentu akan membuat pelanggan merasa nyaman sehingga tidak ragu untuk kembali lagi esok hari. Komunikasi tidak hanya dilakukan barista dengan pelanggan juga dengan rekan kerja di restoran. Apalagi di jam-jam sibuk, komunikasi yang baik diperlukan dalam tim agar bisa melayani dengan maksimal dan minim kesalahan.
- Semangat Belajar
Menjadi barista yang handal membutuhkan pengalaman dan jam terbang yang tinggi. Tidak jarang barista melakukan kesalahan-kesalahan dalam bekerja. Barista harus memiliki kepribadian yang pantang menyerah dan mau terus belajar untuk bisa bertahan dan sukses. Apalagi ilmu mengenai barista terus mengalami kemajuan, barista harus memiliki jiwa semangat belajar dan terus mengasah skill agar lebih unggul dari yang lain.
Itu dia kepribadian-kepribadian yang menjadi kualifikasi menjadi barista. Setelah kamu merasa memiliki kepribadian tersebut, kamu bisa mulai untuk belajar menjadi seorang barista. Berikut ini cara-cara yang harus kamu lakukan untuk menjadi barista yang bersertifikasi.
Cara Menjadi Barista Bersertifikasi
Bersertifikasi merupakan kualifikasi menjadi barista yang harus kamu perhatikan karena banyak dicari pemilik restoran. Sertifikasi barista menunjukkan kamu mempunyai skill yang mumpuni. Bagaimana kamu bisa menjadi barista yang bersertifikasi? Ini dia langkah-langkahnya.
- Ikuti Kelas Barista
Untuk menjadi barista bersertifikasi kamu tentunya harus memiliki skill meracik kopi. Itu adalah skill dasar seorang barista. Untuk memperoleh skill tersebut kamu bisa belajar di kelas-kelas barista. Banyak lembaga yang menyediakan kursus khusus untuk barista. Di kelas tersebut kamu akan belajar mulai dari nol. Bukan hanya tentang teknik yang diajarkan, kamu juga akan dibekali pengetahuan mengenai kopi dan segala sesuatu yang berkaitan dengan profesi barista.
- Belajar dari Pengalaman
Belajar yang paling baik dan cepat adalah dari pengalaman. Setelah kamu mengetahui bermacam pengetahuan dan teknik yang harus dikuasai barista, kamu harus menguji pengetahuanmu dengan praktek langsung menjadi barista. Banyak coffee shop yang memberikan kesempatan barista pemula untuk bekerja atau magang. Bekerja langsung tentu akan berbeda dengan meracik kopi di kelas, kamu akan menemui banyak masalah dan situasi tidak terduga. Kesempatan ini harus kamu ambil untuk belajar agar kamu memiliki pengalaman dan bisa terus mengasah skill berdasarkan pengalaman kerjamu.
- Kompetisi Barista
Cara selanjutnya yang cepat meningkatkan skill adalah dengan mengikuti kompetisi barista. Kompetisi barista banyak diselenggarakan di kota-kota besar bahkan sampai tingkat dunia. Di dalam kompetisi barista, semua aspek akan dinilai mulai dari rasa kopi yang dihasilkan hingga teknik pembuatan. Mengikuti kompetisi barista akan memberimu pengalaman meracik kopi yang berbeda dan penuh tantangan. Di ajang kompetisi kamu juga akan melihat peserta barista-barista lain yang hebat sehingga kamu akan terpacu untuk terus belajar dan tidak cepat puas.
- Sertifikasi Barista
Program sertifikasi barista sangatlah banyak, mulai dari lembaga pemerintah hingga swasta banyak yang menyelenggarakan sertifikasi. Jika kamu merasa sudah memiliki kualifikasi menjadi barista yang mumpuni, ikutilah program sertifikasi agar kemampuanmu terakui dan lebih dipercaya.
Itu dia cara-cara yang harus kamu tempuh untuk memenuhi kualifikasi menjadi barista. Yang intinya, semua harus dimulai dengan belajar. Nah pasti akan muncul pertanyaan dimana kamu bisa belajar menjadi barista? Tenang, sekarang sudah banyak sekali tempat yang bisa kamu kunjungi untuk mendapatkan ilmu tentang barista.
Tempat untuk Mendapatkan Ilmu tentang Barista
- Rumah Kopi Indonesia
Rumah Kopi Indonesia menyediakan sekolah barista dan kursus barista. Keunggulan sekolah barista di sini adalah materi yang diajarkan sesuai SKKNI. Metode belajar di Rumah Kopi Indonesia 70% praktik dan sisanya teori. Selain itu, Rumah Kopi Indonesia menyediakan fasilitas on job training dan info ke luar negeri. Pembelajaran di sini dilaksanakan selama 1 tahun.
- GoUKM Center
GoUKM Centar memberikan pelatihan barista dengan pilihan materi yang sangat beragam. Mulai dari manual brew, espresso based, dan cappucino based. Teknik manual brew sendiri juga variatif meliputi V60, marpokat, syphon, aeropress, wave dripper, vietnam drip, lily drip, fellow prismo, manual espresso with rok presso. Menariknya lagi, biaya kursus di Go UKM Center terbilang sangat terjangkau.
- Esperto Barista Course
Tempat kursus barista yang satu ini menyediakan pelatihan barista dengan materi yang lengkap. Mulai dari teknik dasar membuat kopi hingga belajar latte art. Berbagai jenis kelas disediakan dalam pilihan paket, yaitu paket 1 hari, paket 2 hari, dan paket 4 hari.
- ABCD Coffee
ABCD atau A Bunch of Caffeine Dealers menyediakan kelas kelas kopi yang dibuka rutin dan dapat dipilih sesuai minat. Ada kelas mengenal karakter kopi, kelas brewing, kelas cappucino, hingga kelas latte art. Semua mentor di ABCD coffee merupakan barista profesional dan bersertifikat. Peserta juga berhak mendapatkan sertifikat setelah mengikuti kelas di sini.
- Anomali Coffee
Anomali Coffee juga dikenal dengan sebutan Indonesia Coffee Academy. Tempat ini cukup dikenal luas oleh para pecinta kopi. Di sini kamu tidak cuma bisa belajar cara meracik kopi, tapi juga bisa belajar cara berbisnis kopi. Sangat cocok untuk kamu yang punya cita-cita memiliki coffee shop sendiri.
Itu dia kualifikasi menjadi barista dan tips-tips yang harus perhatikan jika ingin untuk memulai karir menjadi barista profesional di restoran berbintang 5. Bagaimana, sudah siap menjadi barista?