Tips Grooming Wawancara Kerja Bagi Pria dan Wanita
Grooming wawancara menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Tapi apa, sih, yang dimaksud dengan grooming?
Grooming adalah penampilan diri. Penampilan diri merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan dalam kehidupan sehari-hari. Penampilan yang menarik akan mencerminkan kepribadian dari seseorang. Orang yang memiliki penampilan menarik, secara otomatis akan dinilai sebagai orang yang memiliki kepribadian baik dan sopan. Sedangkan, bagi orang yang kurang atau tidak terlau memperhatikan penampilan diri sendiri dianggapi orang yang berkepribadian kurang menarik. Ini hukum yang berlaku di masyarakt.
Penampilan menarik secara otomatis akan memberikan kesan positif pada orang lain. Oleh sebab itu, penampilan diri sangat penting untuk diperhatikan. Penampilan yang menarik artinya kita paham dan selaras dengan nilai-nilai keindahan dan tata krama yang berlaku di masyarakat.
Maka dari itu, grooming saat wawancara kerja tidak bisa diabaikan begitu saja. Dengan penampilan yang menarik, secara otomatis akan menampilkan kesan profesional. Berikut adalah tips grooming saat menghadiri wawancara kerja.
Penampilan Saat Wawancara Kerja
Tidak memakai pakaian yang terlalu kasual/santai
Pemilihan atasa atau baju harus sangat diperhatikan saat kita hendak melakukan wawancara kerja. Kamu dianjurkan untuk mengenakan busana kemeja, blazer atau rok/celana. Dengam menggunakan pemilihan yang tepat, artinya kamu menampilkan kesan serius dan profesional pada pewawancara. Pastikan baju yang kamu kenakan tidak terkesan terlalu longgar atau terlalu ketat.
Sesuaikan pakaian dengan bidang pekerjaan yang kamu lamar
Sesuaikan pakaian yang dipilih dengan perusahaan yang kamu lamar. Jika perusahaan itu bergerak di bidang perbankan, lembaga hukum, gunakan busana formal seperti blazer, misalnya. Jika perusahaan yang kamu tuju bergerak di bidang kerja kreatif, seperti media atau startup, pilih dan gunakan busana yang tidak terlalu formal dan berikan kesan menarik dengan beberapa aksesoris. Tapi pilih aksesoris yang sederhana dan tidak terlalu mencolok.
Sesuaikan warna pakaian
Kamu bisa memilih kemeja atau baju dalam dengan warna biru dan bisa dipasangkan dengan blazer hitam atau abu-abu. Warna tersebut, secara psikologis memberi kesan bahwa kamu orang yang jujur dan dapat dipercaya. Hindari warna merah, karena warna tersebut memberikan kesan bahwa kamu orang yang menantang.
Hindari pakaian seksi
Bagi seorang wanita, jangan pernah mencoba untuk terlihat seksi dengan mengenakan rok mini atau busana yang terlalu rendah. Penampilan tersebut akan membuat kamu terkesan tidak profesional.
Hindari aksesoris yang terlalu mencolok dan berlebihan
Menggunakan atau mengenakan aksesoris yang berlebihan seperti kalung, cincin, gelang, dapat menganggu dan mengalihkan perhatian pewawancara. Bagi wanita, khususnya disarankan juga untuk tidak membawa tas tangan. Karena ketika kamu sedang gugup, secara otomatis kamu akan menggeledah tas tersebut. Kenakan tas yang mampu menyimpan folder dan berkas kebutuhan kamu.
Penampilan yang dianjurkan bagi Pria
Bagi pria, dianjurkan untuk mengenakan pakaian dengan warna yang agak gelap, seperti biru atau hitam. Kenakan sepatu pantofel yang sudah kamu bersihkan dan terlihat bersih. Gunakan kaus kaki berwarna hitam yang cukup panjang. Hal ini dianjurkan agar bulu kaki tidak terlihat.
Perhatikan tentang kerapian
Untuk urusan kerapian, pria lebih cenderung cuek. Tetapi untuk kasus menghadiri wawancara kerja kamu harus memperhatikan kerapian. Misalnya, kemeja yang dimasukan, menggunakan ikat pinggang, rabut disisir rapi. Nah, untuk wanita, dianjurkan untuk mengikat rambut. Jika berhijab kenakan dan perhatikan pemilihan model hijab yang tepat.
Tips grooming wawancara kerja ini bisa kamu terapkan untuk memberikan nilai tambah dan terkesan sebagai pencari kerja yang serius. Hindari penampilan yang berlebihan, baik wanita dan pria. Pewawancara secara otomatis akan menilai kamu dari penampilan yang kamu tunjukan pertama kali.
grooming wawancara saat melamar kerja ini bukan menjadi nilai mutlak. Kamu bisa sesuaikan dengan kepribadian kamu sendiri. Hal ini akan berpengaruh pada kenyamanan saat melakukan sesi wawancara. Jangan sampai grooming ini menjadikan kamu terbebani dan tidak nyaman pada saat datang ke perusahaan yang kamu lamar.
Tips grooming untuk wawancara ini bisa menjadi landasan awal dalam pemilihan busana yang akan kamu kenakan. Selain itu kamu juga bisa menyesuaikan penampilan yang harus dipersiapkan sebelum berangkat. Kerapian rambut, mempersiapkan sepatu, dan sebagainya.
Selain kerapian penampilan, hal lain yang harus diperhatikan adalah untuk menggunakan deodoran agar tetap segar dan kering. Hindari cologne dan wewangian yang terlalu kuat dan menyengat. Selain menganggu pelamar kerja lain, juga bisa mengganggu pewawancara.
Jika kamu seorang perokok, maka dianjurkan untuk tidak merokok sebelum wawancara. Jika kamu harus minum kopi terlebih dahulu sebelumnya, pastikan untuk mengkonsumsi permen mint. Hal ini untuk menghindari napas yang beraroma kopi dan sebagainya. Dalam situasi pandemi seperti sekarang, meski diwajibkan mengenakan masker bukan berarti kamu bisa boleh begitu saja merokok dan minum kopi sebelum wawancara tanpa mempertimbangkan damnpaknya.