Article Details

Temukan inspirasi dan wawasan seputar perhotelan, kapal pesiar, dan industri pariwisata di Article kami. Langkah kecil menuju sukses dimulai di sini.

Jenis-jenis Keju di Dunia yang Populer

Jenis-jenis keju di dunia ini adalah jenis yang paling populer dan sering kita dengar, bahkan lihat. Baik itu di siaran masak maupun di film-film. Keju sendiri adalah sebuah makanan yang dihasilkan dengan memisahkan zat-zat padat dalam susu melalui proses pengentalan atau koagulasi. Proses pengentalan ini dilakukan dengan bantuan bakteri atau enzim tertentu yang disebut rennet.

Jenis-jenis Keju di Dunia

  1. Keju Emmental

Keju yang sudah pasti semua orang tidak asing lagi. Keju yang selalu muncul di film Tom & Jerry. Keju Emmental memiliki bentuk berlubang yang menjadi ikonik keju pada umumnya. Keju ini sendiri diproduksi dari negara Swiss. Memiliki rasa yang  gurih dan tidak terlalu asin. Pembuatan keju ini dilakukan dengan tambahan bakteri melalui proses fermentasi. Sedangkan lubang-lubang yang terdapat pada badan keju dihasilkan dari gas karbondioksida dari campuran bakteri saat proses fermentasi tadi.

 

Lubang-lubang tersebut juga dapat menunjukkan tingkat kematangan keju Emmental. Semakin besar lubang yang terbentuk, itu artinya keju yang dibuat semakin matang. Umumnya, keju ini dijadikan pelengkap untuk lapisan cheese burger, sandwich, fondue sampai kaserol.

 

  1. Keju Parmesan

Salah satu keju yang cukup terkenal selanjutnya adalah keju parmesan. Keju ini sendiri berasal dari Parma, Italia dan terbuat dari bahan dasar susu sapi. Proses pembuatannya bervariasi mulai dari 3 bulan sampai 12 bulan lamanya. Tekstur keju Parmesan ini tergolong padat, namun keju ini lebih sering dijual dalam versi bubuk dan dijadikan taburan keju untuk berbagai macam jenis makanan.

 

Sebenarnya bentuk dari keju ini bundar seperti drum. Sedangkan kulit luar keju parmesan berwarna kuning pucat. Aroma yang dihasilkan keju ini terasa manis seperti buah dan rasanya tidak terlalu tajam.

 

  1. Keju Mozzarella

Keju mozarella adalah keju yang tidak kalah terkenal dengan jenis keju yang sudah dibahas di atas. Jenis keju ini sudah sangat kamu kenali karena sering dijumpai di berbagai gerai makanan seluruh Indonesia. Berasal dari benua Eropa, yaitu Italia, keju ini terbuat dari campuran susu sapi atau kerbau yang diproses hingga menghasilkan tekstur yang lembut dan lunak.

 

Waktu terbaik untuk menyajikan keju Mozarella adalah saat hidangan masih dalam keadaan panas, minimal hangat. Umumnya, keju Mozarella digunakan sebagai topping dalam menu utama seperti pizza, lasagna atau dimakan bersama dengan irisan tomat agar rasanya semakin nikmat.

 

  1. Keju Cheddar

Nama keju Cheddar sendiri diambil dari tempat asal dimana keju ini dibuat, yaitu di Inggris, tepatnya di desa Cheddar di Somerset. Jenis keju ini merupakan salah satu keju yang cukup populer di Indonesia, meski keju ini dikategorikan ke dalam keju keras.

Keju ini biasanya dijadikan sebagai bahan dasar utama untuk membuat kue atau makanan. Usia keju Cheddar dapat kita tandai berdasarkan warnanya. Keju Cheddar yang masih muda tampak putih gading dengan tekstur yang sedikit lunak, sedangkan yang sudah lama memiliki warna kuning dan tekstur yang lebih keras.

 

  1. Keju Edam

Jenis keju ini, berdasarkan penamaannya diambil dari dari daerah asalnya, Edam, yang terletak di Belanda. Penampilan keju ini sangat khas karena bentuknya yang bulat persis seperti buah apel. Kulit luar dari keju Edam berwarna merah terang yang terbuat dari parafin atau malam. Untuk kamu yang ingin berdiet, keju Edam bisa dijadikan sebagai pilihan yang pas karena kandungan lemak yang rendah dibandingkan dengan keju jenis lain.

 

Keju Edam cenderung tidak berbau dan memiliki rasa yang lembut sehingga tidak terlalu berlebihan rasanya di lidah. Penggunaan keju Edam bisa kamu temukan pada campuran buah atau taburan kue kering.

 

  1. Keju Stilton

Banyak keju yang menggunakan bakteri atau jamur dalam membantu berjalannya proses pembuatan keju menjadi sempurna. Tapoi berbeda sedikit dengan keju Stilton dari Inggris ini. Dengan corak yang dihasilkan berwarna kebiruan, dibentuk dari proses pasteurisasi dengan penambahan jamur. Secara umum, keju stilton memiliki kulit yang tebal, padat dan berkerut.

 

Di permukaan keju ini terdapat lubang-lubang kecil yang dihasilkan dari penusukkan jarum untuk melancarkan keluarnya udara. Corak kebiruan pada dagingnya akan lebih menonjol apabila keju tersebut sudah berumur cukup lama. Keju Stilton yang masih muda akan cenderung lebih rapuh dan berwarna lebih pucat.

 

  1. Keju Camembert

Prancis adalah salah satu negara penghasil keju, salah satunya adalah jenis keju Camembert. Setelah mendapat sertifikasi pada tahun 1983, proses produksi keju ini hanya bisa dilakukan di daerah Normandy. Keju ini memiliki beberapa kesamaan dengan keju lainnya, dari mulai proses pembuatan serta rasa yang dihasilkan. meski begitu, rasa keju Camembert sendiri adalah asin karena adanya campuran mentega.

 

Kulit luar keju Camembert dilapisi oleh jamur putih dan terkadang memiliki bintik merah pada permukaannya. Keju ini memiliki tekstur yang lembut dan cukup lunak karena dapat dengan mudah meleleh bila bersentuhan dengan panas. Oleh sebab itu, keju ini juga sering disajikan sebagai olesan.

Jadi ini adalah beberapa jenis-jenis keju di duniayang populer. Kita bisa banyak menemukannya di berbagai jenis makanan yang ada di Indonesia. Harga dari setiap jenis keju ini mulai dari puluhan ribu sampai ratusan ribu.