Article Details

Temukan inspirasi dan wawasan seputar perhotelan, kapal pesiar, dan industri pariwisata di Article kami. Langkah kecil menuju sukses dimulai di sini.

Macam-macam Pan dan Pots yang Wajib Ada di Dapur Profesional

Macam-macam pan dan pots yang akan dibahas pada artikel kali ini adalah peralatan wajib yang ada di dapur. Baik itu dapur untuk kerja seorang koki profesional, maupun dapur rumah. Bukan hal aneh jika di dapur profesional banyak jenis panci dan wajan yang tersedia, karena memang seorang koki profesional mengharuskan banyak mengolah bahan makanan. Nah, peralatan yang lengkap, seperti wajan dan panci akan menunjang kinerja koki dan hasil makanan yang dibuat, baik dari segi rasa maupun tampilan yang dihasilkan.

Kedua alat ini akan mambantu kita pada saat akan menggoreng, menumis, merebus dan lain sebagainya. Boleh dikatakan kedua alat ini merupakan tools penting yang harus ada di dapur. Berikut adalah macam-macam pan dan pots yang wajib tersedia di dapur.

Macam-macam Pan dan Fungsinya

Panci ataua pan atau penggorengan adalah nama lain untuk menyebut wajan. Jika merujuk pada kamus besar bahasa indonesia, wajan lebih dinamakan dengan penggorengan. Penggorengan atau wajan merupakan alat memasak yang terbuat dari baja atau logam. Alat ini akan diletakkan di atas kompor atau tungku dan digunakan untuk tempat makanan yang akan diolah.

Wajan memiliki jenis dan kegunaan yang berbeda-beda. Tidak semua wajan bisa digunakan untuk memasak segala jenis masakan. Ada wajan yang disebut dengan Friying Pan yang memang digunakan khusus untuk menggoreng. Namun ada juga wajan yang bisa digunakan untuk mengolah berbagai macam masakan, seperti wok pan.

Jenis Wajan dan Kegunaanya

  1. Frying Pan

Frying pan biasanya banyak digunakan untuk menggoreng. Bentuk permukaannya datar dengan dinding yang agak miring. Dengan bentuk seperti itu kita akan jauh lebih mudah pada saat mengoseng bahan makanan. Friying pan memiliki tinggi sekitar 3-5 cm, memiliki diameter yang beragam. Biasanya dari 18–30 cm, pilih sesuai ukuran bahan makanan yang akan dimasak. Bahan yang sering diolah menggunakan frying pan adalah menggoreng telur, memanggang daging atau menggoreng ikan dengan ukuran yang besar.

 

  1. Saute Pan

Saute pan memliki memiliki bentuk cekung yang lebih dalam dibanding dengan frying pan. Bagian dasar pada saute pan pun tidak terlalu lebar seperti frying pan dengan ketinggian bagian pinggir lebih tinggi.

 

Saute pan sangat cocok digunakan untuk memasak masakan seperti nasi goreng, tumisan, dan memasak masakan yang berkuah seperti gulai ayam dan sebagainya. Saute pan juga bisa digunakan untuk menggoreng dengan minyak yang banyak, seperti menggoreng ayam, tahu dan sebagainya.

 

  1. Wok

Wok atau kuali adalah jenis panci atau wajan yang paling banyak dan sering digunakan, khususnya di dapur-dapur rumah tangga. Ya, karena masakan yang dibuat kebanyakan berkuah, penggunaan wok ini dianggap sangat cocok dan bisa digunakan untuk mengolah hampir segala jenis masakan. Panci atau wajan ini juga banyak di gunakan untuk masakan Asia yang selalu menggunakan porsi besar.

 

  1. Grill Pan

Memiliki bentuk yang agak rata dengan dasar yang bergerigi atau bergelombang, Grill Pan khusus digunakan untuk memanggang daging. Grill pan digunakan untuk memasak dengan temperatur tinggi. Gerigi pada Grill Pan berfungsi untuk memberikan efek garis pada daging atau bahan lain yang dipanggang diatasnya. Sangat cocok digunakan untuk membuat beef.

Jenis-jenis Panci dan Kegunaannya

  1. Panci Sayur

Panci yang satu ini identik dengan dua kuping dan memiliki permukaan datar. Biasanya jenis panci ini dijual dengan beraneka warna. Alat masak yang satu ini terhitung serbaguna karena cocok digunakan untuk merebus apapun, serta membuat aneka masakan berkuah atau cair. Panci sayur tersedia dalam material stainless steel, alumunium, keramik, dan kaca.

 

  1. Panci Gagang

Panci gagang atau sauce pan hanya memiliki satu gagang pada salah satu sisinya. Panci gagang juga memiliki fungsi serbaguna, hanya saja porsinya tak sebanyak panci sayur karena ukuran yang memang lebih kecil. Namun panci ini terhitung praktis kalau harus menyaring hasil rebusan. Panci ini tersedia dalam material alumunium, stainless steel, keramik, dan teflon.

 

  1. Panci besar

Panci ini berukuran paling besar dari dua panci sebelumnya. Panci besar biasa digunakan untuk merebus dalam jumlah banyak, serta membuat kaldu, sup, kari, rendang, dan sayur berkuah. Dinding yang tinggi juga memudahkan kita untuk merebus spaghetti.

 

Jika disertai dengan jaring dandang atau jaring pemisah berlubang, panci besar juga dapat digunakan untuk mengukus beraneka makanan seperti nasi putih, ketan, pepes, dan sebagainya. Panci besar tersedia dalam material alumunium dan stainless steel.

 

  1. Panci presto

Kalau panci lain digunakan untuk slow cooking, panci presto justru didesain khusus untuk masak cepat dengan tekanan uap tinggi. Harganya cukup mahal jika dibandingkan dengan tiga panci di atas, tetapi panci ini sangat hemat waktu dan pemakaian gas. Jenis masakannya pun beragam, mulai dari kukusan, rebusan, sup, semur, hingga menanak nasi. Panci ini umumnya hanya terbuat dari stainless steel.