Divisi Departemen Perhotelan Dan Fungsinya Masing - Masing
Divisi Departemen Perhotelan - Dalam dunia perhotelan, ada namanya manajemen perhotelan. Dalam struktur organisasinya, terdapat beberapa divisi yang saling terkait dengan beberapa departemen. Lantas, apa saja nama divisinya? Yuk intip jawabanya.
Pengertian Departemen Perhotelan
Manajemen perhotelan memiliki beberapa departemen dalam melaksanakan kegiatan operasional hotel. Departemen di hotel punya jumlah yang banyak yang tersusun dalam sebuah organisasi.
Tugas utama departemen hotel adalah bertanggung jawab atas kepemimpinan sebuah unit kerja. Dalam pelaksanaannya, departemen hotel punya beberapa divisi yang mengakomodir segala keperluan departemen hotel. Mulai dari yang kecil sampai yang besar semua tidak lepas dari peran tersebut.
Maka, orang-orang yang ada dalam divisi ini tentu bukan orang sembarangan. Mereka perlu ada skill yang mumpuni supaya goal perusahaan ( hotel ) tercapai.
Divisi Departemen Perhotelan
Berikut beberapa divisi yang ada dalam departemen perhotelan ;
1. Administrasi & General
Bagian ini terdiri dari beberapa divisi, yaitu General Manager, Eksekutif Assistance Manager dan General Secretary. Semua itu saling terkait antara satu dengan yang lain dalam melaksanakan operasional hotel.
Secara umum, general manager tugasnya mengontrol semua pekerjaan dan mengawasi semua divisi yang ada. Semua rencana yang sudah sepakat di awal, tentu harus berjalan dan menghasilkan target.
Skill yang perlu ada dalam seorang general manager perhotelan selain leadership adalah analitical thinking. Kenapa begitu? Karena dia lah orang pertama di hotel yang mengambil setiap keputusan sehingga perlu kemampuan di atas rata-rata. Baik buruknya perusahaan tergantung dari siapa general managernya.
2. Room Division
Selanjutnya, ada divisi yang kerjanya tiap hari menyambut para tamu hotel. Dia adalah room division yang siap memberikan pelayanan terbaik dalam bidangnya. Tim ini juga yang bertanggung jawab dalam kebersihan kamar dan area sekitar hotel.
Pada divisi ini, terdapat beberapa bagian seperti front office team, housekeeping team dan juga ada technical engineering. Untuk yang terakhir, posisinya opsional dan kondisional.
Front office team ini yang bertindak di lini depan hotel dalam menyambut tamu. Ini penting dalam memberikan kesan terbaik dalam first impressi para tamu yang akan menginap di hotel.
Untuk urusan kebersihan, serahkan pada divisi housekeeping. Tugas utamanya adalah menjaga kebersihan, kerapihan dan kenyamanan para tamu hotel. Area kerjanya mulai dari kamar sampai seluruh ruangan hotel.
3. Human Resourcer
Ada banyak sumber daya manusia yang terdapat dalam divisi departemen perhotelan. Masing-masing punya kelebihan satu sama lain. Untuk itu, perlu ada bagian yang bisa mengolah dan mengatur segala kelebihan sumber daya manusia menjadi hal yang produktif. HRD ( Human Resourcer Development ) dirasa cocok dan pantas untuk hal ini.
Urgensi kehadiran HRD di hotel dalam menyaring karyawan yang cocok dengan goals sangat krusial. Bayangkan, ketika ada karyawan yang kerjanya sembarangan pada akhirnya akan menyusahkan hotel tersebut.
Itulah mengapa HRD dalam sebuah perusahaan pasti dari lulusan sarjana psikologi. Karena biasanya para lulusan ini sudah paham tentang kepribadian dan karakter seseorang.
4. Food & Beverage
Sebenarnya ada banyak sumber revenue hotel selain dari jual kamar. Ada bar, pantry dan juga restaurant. Semua berkaitan dengan urusan makanan dan minuman. Karena ini adalah kebutuhan orang banyak, maka memaksimalkan pendapatan dari food & beverage juga jangan dianggap remeh.
Divisi yang ada dalam food & beverage terbagi menjadi 2, yaitu Food Beverage Service ( FBS ) dan Food Beverage Product ( FBP ).
Untuk yang FBS, lebih kepada pelayanan dalam menjamu tamu yang mau makan dan minum. Sedangkan yang FBP, lebih berorientasi kepada produk yang ready to eat and ready to drink.
5. Sales & Marketing
Panjang tidaknya umur hotel sejatinya berpengaruh dari kinerja divisi sales marketing. Karena mereka lah ujung tombak hotel dalam pemasaran. Karena mereka juga branding hotel menjadi familiar di benak para tamu.
Melakukan kerja sama dengan beberapa instansi, mengoptimalkan berbagai platform penjualan mulai dari offline sampai online itu semua menjadi keseharian divisi sales & marketing.
Maka tidak heran kalau divisi tersebut jarang terlihat di hotel. Meskipun tidak terlihat, tapi kinerja mereka nyata adanya untuk kelangsungan perusahaan hotel tempat mereka bekerja.
Departemen Personalia Hotel
Terkadang dalam sebuah organisasi, sudah ada bagian HRD tapi ada juga bagian personalia. Terus bedanya apa di antara kedua bagian tersebut ? Bukannya sama-sama ngurusin divisi departemen perhotelan.
Perbedaan mencolok antara keduanya adalah dalam tugas pokok. Bagian HRD lebih kepada urusan penanganan non administratif. Contoh ketika ada karyawan tidak masuk kerja, atau konflik sesama karyawan. Inilah tugas utama seorang HRD untuk mengembalikan fungsi kinerja karyawan.
Kalau bagian personalia, lebih kepada urusan administratif. Contohnya seperti surat menyurat dan masalah gaji karyawan. Itu semua menjadi tanggung jawab personalia.
Selain tugas dan administrasi, ada juga fungsi dari bagian personalia antara lain ;
1. Pengadaan
Fungsi admin personalia yang pertama adalah pengadaan. Maksudnya adalah pengadaan karyawan dalam memenuhi target perusahaan ( hotel ). Tentu bukan sembarang orang yang bisa masuk, tetapi yang punya skill dan kapabilitas yang mumpuni.
Selain melakukan seleksi, juga penempatannya juga perlu menjadi perhatian bagian personalia. Jangan sampai setelah lulus seleksi, malah dapat tempat yang tidak sesuai dengan skill yang dimiliki SDM nya.
2. Pengembangan
Setelah merekrut SDM yang mumpuni dan berkapabilitas, dan sesuai dengan kinerja perusahaan maka selanjutnya masuk kepada pengembangan. Skill SDM yang ada tentu harus selalu merasa demi perkembangan struktur organisasi lembaga. Dan memang ini sengaja diterapkan kepada SDM baru. Karena untuk memotivasi mereka menjadi lebih baik dan semakin semangat dalam meraih hasil.
3. Pemberian Kompensasi
Keadilan dalam lingkup kerja tentu akan berpengaruh dalam kinerja karyawan. Suasana kerja yang kondusif biasanya akan membawa hasil berupa karyawan yang berprestasi. Nah, yang punya prestasi ini bisa mendapat kompensasi.
Pemberian kompensasi ini bisa berupa finansial seperti kenaikan gaji, bonus dan juga beberapa tunjangan. Hal ini demi memompa semangat karyawan untuk lebih baik dalam memperbaiki etos kerja.
4. Pengintegrasian
Keselarasan kinerja antar sesama departemen menjadi hal penting kedepannya. Bagaimana mungkin, operasional hotel berjalan baik sedangkan kinerja antar divisi amburadul.
Inilah pentingnya pengintegrasian antara keduanya sehingga menjadi harmoni kerja yang menghasilkan produktivitas kelas wahid. Dan ini menjadi fungsi utama dari personalia.
5. Pemeliharaan
Dari kelima fungsi tersebut, harus ada fungsi pemeliharaan supaya lebih sustain menghadapi tantangan ke depan. Masalah dan konflik akan datang silih berganti, tetapi ketika semua fungsi berjalan dengan baik tentu ini bukan menjadi perkara besar.
Umumnya, ada 2 hal yang bisa dalam fungsi pemeliharaan. Pertama, sikap positif pegawai terhadap kinerja divisi departemen perhotelan. Kedua, memelihara kondisi fisik pegawai melalui program kesehatan dan keamanan.
Demikian penjelasan tentang divisi departemen perhotelan. Semoga bisa bermanfaat dalam sukses selalu untuk semua.