Peralatan Yang Tergolong Silverware Dan Fungsinya
Peralatan Yang Tergolong Silverware - Hello guys, kamu tahu nggak sih kenapa mayoritas peralatan yang ada di industri perhotelan terbuat dari silverware? Nah terus apa saja peralatan yang tergolong silverware dan bagaimana fungsinya? Yuk simak penjelasan berikut supaya tambah luas wawasan keilmuan kita.
Pengertian peralatan silverware
Peralatan makan restoran hotel biasanya terbuat dari logam yang berlapis perak. Selain perak, juga ada lapisan tambahan berupa stainless steel. Karena itulah peralatan ini familiar dengan nama silverware. Untuk ini juga terbagi ke dalam dua kategori, yaitu holloware dan flatware.
1. Beberapa peralatan yang termasuk holloware ;
- Platter ( piring lodor )
- Water Pitcher ( kendi air )
- Hot Food Cover ( Untuk tutup makanan panas )
- Bowl ( Mangkok sajian panas )
- Ashtray ( asbak )
2. Ada juga yang termasuk dengan flatware ;
- Soup spoon ( sendok sup )
- Dinner spoon ( sendok hidangan utama )
- Dessert spoon ( sendok hidangan penutup )
- Tea or coffee spoon ( sendok teh atau kopi )
- Demitasse spoon ( sendok selai )
Jenis - jenis peralatan silverware
Peralatan yang tergolong silverware juga terbagi dalam beberapa jenis, yaitu ;
1. Cutlery
- Dinner knife, pisau daging atau pisau utama berukuran 20-24 cm
- Dinner fork, garpu daging berukuran 19-21 cm biasa untuk hidangan utama
- Dessert knife, biasa berukuran 19-21 cm
- Dessert fork, garpu dessert berukuran 19-21 cm
2. Chinaware
Untuk jenis satu ini, lebih rentan pecah belah. Karena memang bukan terbuat dari logam atau perak melainkan dari keramik. Pada jenis ini, sifatnya hanya sebagai pelengkap dari peralatan silverware.
Peralatan yang termasuk dalam jenis ini antara lain :
- Dessert plate
- Milk juge
- Bread and butter plate
- Coffee cup and saucer
- Egg stand
Fungsi peralatan silverware
Banyak makanan dan minuman yang mengharuskan dalam kondisi tetap dingin atau panas. Untuk itu, peralatan yang tergolong silverware sangat berfungsi dalam mengcover keadaan tersebut. Selain itu, peralatan silverware juga terlihat lebih estetis dan dari durability lebih tahan lama.
Dan biasanya, peralatan yang terbuat dari logam berlapis stainless steel tahan dengan karat. Sangat tidak etis juga ketika menyambut tamu kelas eksekutif, tetapi jamuan dan peralatan yang ada sangat tidak berkelas dan low quality.
Dari sisi anggaran, untuk peralatan silverware bisa menghemat biaya perawatan. Untuk perawatan cukup hanya dengan kain bersih kemudian dilap dengan itu dan selesai.
Untuk lebih spesifik, berikut beberapa fungsi peralatan silverware yang ada :
1. Spoon
Kalau alat satu ini sudah pasti menjadi andalan di meja makan. Rasanya makan tanpa adanya sendok seperti smartphone tanpa kuota internet. Hehe, jadi seperti handphone yang dipakai orang tapi tidak membuat penggunanya menjadi smart ( cerdas ).
2. Fork
Makanan yang biasa dipakai bersamaan dengan pisau tentu perlu garpu. Biasanya seperti daging, kentang dan lain sebagainya. Dan garpu juga punya berbagai jenis seperti dinner fork, dessert fork dan cake fork.
3. Bowl
Untuk fungsi satu ini bisa menampung makanan yang berkuah. Selain itu, bisa membuat makanan tetap hangat dan menjaga makanan tetap segar untuk disantap. Beberapa jenis seperti soup bowl, cereal bowl dan sugar bowl.
4. Silverware tata hidang
Tata hidang adalah bagian dari penyajian restoran atau hotel yang bergelut dalam food & beverage. Target dari tata hidang ini tentu customer restoran atau hotel. Spesifikasi kerjanya lebih kepada menata, menyusun dan menghias makanan dan minuman sehingga indah dalam pandangan mata.
Prinsip dasar dari kerja tata hidang adalah keterampilan menjaga kebersihan, kenyamanan, keserasian yang berkolaborasi dengan peralatan silverware. Hal-hal yang mendukung keberhasilan penataan dan keserasian semuanya adalah tugas pramusaji yang profesional dan berpengalaman.
Ruang lingkup dari kerja tata hidang meliputi restaurant, bar, banquet dan room service. Setiap orang punya bagian seksi masing-masing seperti restaurant manager, head waiter dan supervisor.
Maka dari itu, peluang kerja untuk bagian tersebut cukup luas dan terbuka lebar. Kenapa demikian? Karena banyak industri hotel dan sejenisnya butuh tenaga yang bisa klop dengan pekerjaan tersebut.
Sejarah penggunaan peralatan silverware
Dahulu kala, para raja dan kaum bangsawan mempunyai koleksi perhiasan. Bahan dasar perhisannya dari emas dan perak. Hal ini menjadi simbol kebesaran bagi siapa yang punya dan mengoleksi hal tersebut.
Karena hal demikian, membuat banyak orang menjadi cemburu dan punya rencana ingin menguasainya.
Info ini sampai juga kepada kaum bangsawan dan para raja. Mereka takut akan terjadi situasi yang tidak terkendali sehingga terjadi huru-hara yang menyebabkan kerugian bagi mereka sendiri.
Untuk mensiasati hal demikian, para kaum borjuis ( raja dan bangsawan ) berpikir untuk melebur emas dan perak mereka menjadi sesuatu hal yang tidak mencolok. Maka mereka memilih menjadikan emas perak mereka menjadi peralatan makan.
Mulai dari sendok, garpu dan pisau semua berubah bentuk yang tadinya emas dan perak menjadi bentuk demikian.
Sejarah penemuan sendok dan garpu
Belum ada info valid mengenai asal muasal sendok. Menurut para pakar sejarah arkeolog telah ada budaya membuat alat makan dari cangkang binatang. Bentuknya mirip seperti sendok. Hal ini terjadi sekitar tahun 1000 SM.
Saat itu, sendok terbuat dari gading atau batu tulis yang dijadikan ritual. Sejak itu, sendok mulai populer untuk penggunaan makan dan kegiatan lainnya.
Di Inggris, pada masa periode tudor sendok menjelma menjadi simbol kekuasaan tertinggi. Hal ini karena sendok menjadi alat baptis para bangsawan. Istilah ini dikenal dengan nama “Apostle Spoon”.
Setelah adanya inovasi sesuai dengan perkembangan zaman, barulah sendok tidak lagi dari logam atau perak. Bahan dasar seperti kayu atau plastik, kini bisa menjadi produk alat makan seperti sendok.
1. Garpu
Pada awalnya, garpu digunakan untuk alat masak. Pada masa awal kerajaan romawi dan mesir kuno, para raja menggunakan garpu untuk membalikan daging. Ini terjadi pada awal abad 8 dan 9.
Barulah ketika ada ukuran yang lebih kecil, garpu menjadi alat makan para raja dan kaum bangsawan. Tentu dengan spesifikasi yang high quality seperti logam dan perak.
Di dunia barat, sekitar abad 11 sempat ada perspektif negatif tentang garpu. Masyarakat eropa memandang bahwa garpu identik dengan kejahatan. Hal ini lantaran bentuk garpu mirip dengan alat bantu iblis yang ujungnya lancip.
Hal ini berubah ketika ada seseorang bernama Catherine de Medici membawa garpu dari Bizantium ke Italia dan Prancis. Sehingga garpu menjadi populer di kalangan masyarakat barat sebagai alat bantu makan.
Demikian guys penjelasan tentang peralatan yang tergolong silverware. Semoga dapat menambah info mengenai peralatan seputar perhotelan dan bermanfaat untuk kita semua Amiin. Semangat dan salam sukses selalu.