Body Language yang Harus Diperatikan Saat Interview
Body Language Yang Harus Diperatikan saat Interview mungkin suatu bentuk yang terlihat sepele. Tetapi hal sepele tersebut menjadi suata yang sangat penting untuk di lakukan, jika saat ini kamu sedang sibuk mancari kerja dan akan melakukan proses interview. Apalagi untuk kamu yang baru pertama kali interview di suatu perusahaan. Yang pasti jika kamu baru pertama kali interview, kamu mungkin akan muncul rasa grogi, canggung, ngomong dengan tata bahasa yang kurang baik dan lain-lain.
Tetapi tenang, peristiwa tersebut bisa kamu perbaiki dengan cara memperhatikan dan mempelajari beberapa body language yang bisa kamu praktekan saat interview. Body language ini sangat mudah untuk dilakukan ketika saat interview dengan pimpinan suatu perusahaan. Tetapi sebelum masuk ke pembahasan tersebut, DUPER akan menjelaskan seberapa penting body language dalam wawancara kerja.
Menurut pendapat dari beberapa orang yang telah mengaplikasikan body lenguage saat interview, kesimpulanya body language ini sangat penting. Sebab melalu body language, HRD atau direktur suatu perusahaan bisa melihat atau menilai, apakah kamu layak untuk bekerja di posisi tersebut atau tidak. Selain itu HRD akan mengetahui apakah kamu orang yang antusias dengan pekerjaan tersebut atau tidak dan masih banyak lagi manfaat penting dari body language saat interview.
Body Language Yang Harus Diperatikan saat Interview
-
Mengangguk Sambil Menyimak
Saat wawancara berlangsung, gerakan tubuh yang mendukung kamu agar diterima di tempat kerja adalah mengangguk sambil menyimak. Seperti menganggukan kepala saat HRD sedang menjelaskan suatu. Tetapi ingat, jangan terlalu berlebihan untuk menganggukan kepala pada saat wawancara. Sebab jika berlebihan, justru akan menjadi terlihat aneh dan HRD akan jijik dengan tingkah kamu.
Berusahalah untuk tetap menyimak HRD ketik sedang berbicara. Tidak ada salahnya juga jika kamu menganggukan kepala walaupun kamu tiak setuju. Tetapi jangan lupa untuk bertanya, jangan asal untuk menganggukan kepala. Akan lebih baik tidak menganggukan kepala dan bertanya jika bingung kepada HRD.
-
Menggerakan Tangan Saat Berbicara Tapi Tidak Berlebihan
Bentuk gerakan tangan yang sebaiknya kamu hindari saar proses intervew seperti menyilangkan kedua tangan di dekat dada, menaruh tangan di atas meja, dan mengepal tangan di pinggang. Hal tersebut perlu dihindari, sebab akan memberikan kesan seperti ada suatu hal yang ditutupi dan menantang seseorang yang ada di hadapanmu atau yang sedang mewawancarai kamu.
Lebih baik berbicaralah dengan HRD yang sedang mewawancarai dengan sedikit gerakan menggunakan ke dua tangan dengan luwes. Tapi ingat, jangan terlalu banyak menggunakan gerakan tangan, yang justru akan memberikan kesan aneh. Karena kamu sedang berada dalam situasi formal. Sebaiknya kamu tidak terlalu menggunakan banyak gerakan saat proses interview.
-
Tetap Jaga Kontak Mata
Body Language yang meyakinkan HRD orang tersebut pantas untuk menduduki kursi di perusahaan tersebut bisa diseleksi dari tatapan mata seseorang saat interview. Oleh karena itu kamu harus tetap jaga kontak mata saat wawancara berlangsung. Jangan melotot , jangan pasang mata ngantuk, melas atau malas. Berikan tatapan positif dan semangat saat kamu berbicara dengan HRD ketika wawancara. Tunjukan bahwa kamu memang berhak dan cocok untuk mendapatkan perkejaan yang sedang kamu lamar di perusahaan tersebut.
-
Jabat Tangan Dengan Tegas
Sepele, tapi jabat tangan dengan tegas menjadi suatu hal penting seorang HRD menilai seseorang ketika pertama kali bertemu di ruang interview. Cara berjabat tangan yang baik untuk dilakukan saat interview adalah kekuatan tangan ketika berjabat tangan jangan terlalu lemah dan jangan terlalu kuat. Sebab nilai yang diambil ketika jabat tangan dengan gemgaman tangan yang lemah, akan memberikan kesan bahwa kamu lagi sedang tidak percaya diri atau gugup. Jika kamu memposisikan gemgaman kamu terlalu kuat bisa jadi HRD akan menilai kamu memiliki sifat yang agresif . Lebih baik biasa-biasa aja dan jangan lupa senyum.
-
Jangan Menunduk
Ingat, di dalam ruangan wawancara yang ada Cuma kamu dan HRD, tidak ada yang lain. Jadi usahakan tatapan mata kamu lurus ke depan, jangan menengok kanan kiri atau menunduk. Jika kamu menunduk, dapat memberikan kesan tidak percaya diri dan bisa jadi kamu akan di suruh keluar karena terkesan tidak memperhatikan HRD saat berbicara. Lebih baik duduk rileks dan tenang dengan tatapan ke depan seperti kamu berbicara kepada teman.
-
Duduk Tegak Dan Tenang
Kamu ingat dengan proses wawancara kamu yang pertama kali ? Bagaimana posisi duduk kamu saat proses interview? Jika kamu dalam posisi tegang dan mungkin gemeteran, untuk interview berikutnya cobalah untuk lebih tenang ketika proses interview dengan HRD. Kamu juga bisa mencoba untuk sedikit tertawa ketika HRD mebahas tentang hal lucu. Tetapi jangan terlalu berlebihan untuk tertawa, secukupnya saja.