Sejarah Latte Art di Dunia Kopi
Bagi kamu yang menyukai kopi, pasti sudah tidak asing lagi dengan latte art. Seni menggambar di atas kopi ini sudah banyak terdapat di berbagai Coffee Shop yang ada di dunia. Bahkan, di Indonesia juga sudah banyak coffee shop yang menyediakan menu cappucino yang lengkap dengan hiasan latte art di atasnya.
Latte art sendiri, yaitu seni menghias di atas secangkir espresso dengan bahan dasar minuman cappuccino dan cafe latte. Dalam perkembangannya, coffee shop saat ini selalu dekat dengan latte art. Karena kopi yang hanya pahit saja kurang diminati oleh perempuan dan beberapa orang. Namun, dengan adanya latte art banyak peminat kopi yang mulai berdatangan. Tidak hanya dari rasanya tapi juga dari tampilannya yang menarik. Terlebih lagi kaum hawa, yang menyukai sesuatu yang lucu.
Karena ada beberapa coffe shop yang pengunjung perempuannya meminta untuk digambarkan bentuk-bentuk yang lucu dalam pilihan kopi yang mereka inginkan. Sehingga saat ini latte art bisa dikatakan sebagai gaya hidup. Dalam membuat latte art terdapat 2 teknik. Yaitu yang pertama disebut free pour dengan cara menuang secara langsung susu yang telah di-steam di atas espresso. Bentuknya sangat bermacam-macam, seperti hati, bunga tulip, rossetta, dan inovasi lainnya dari desain-desain tersebut.
Sejarah Latte Art
Lalu darimanakah latte art ini bermula? istilah caffe latte ini pertama kali dipublikasikan oleh seorang penulis bernama William Dean Howell. Dalam tulisannya yang berjudul " Italian Journey" 1867 dean howell mulai membawa istila Caffe latte ke berbagai dunia.
Caffe latte ini bermula dari sajian cappucino yang terbuat khusus untuk turis Amerika yang terdapat di Italia. Tetapi dalam hal ini orang Amerika kurang suka dengan rasa espresso yang sangat kuat.
Melihat permasalahan itu, orang-orang Italia menambahkan susu agar rasanya lebih ringan. Orang Italia membuat cappucino tradisional dengan mencampurkan susu hangat dan espresso. Namun, orang Amerika lebih menyukai menggunakan susu steam.
Latte sendiri dibuat untuk memunculkan busa yang lezat dan creamy. Sehingga latte juga bisa melembutkan rasa espresso yang sangat kuat.
Sampai pada tahun 2000an, latte terkenal dan menjangkau banyak Negara-negara lain seperti Australia dan negara-negara Nordik, seperti Denmark, Finlandia, dan juga Swedia. Namun, ternyata latte art saat ini paling diminati di wilayah Asia.
Pada awalnya cara penyajian caffe late ini disajikan diatas mangkuk, bahkan ada beberapa daerah yang menggunakan gelas bir untuk menyajikan caffe latte ini. Namun, seiring berkembangnnya zaman caffe latte disajikan dalam cangkir.
Berikut cara membuat latte art secara sederhana di rumah:
Alat-Alat yang kamu perlukan
- French press
- Sendok makan
- Microwave
- Milk jug atau mug
- Bahan-Bahan:
- 2 sdmclassic espresso
- ½ french press susu segar
- 1 mug air panas
Cara membuat latte art tanpa mesin espresso:
- Siapkan alat dan bahan yang akan kamu butuhkan. Proses ini terbagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap pembuatan espresso, pembuatan susu, dan menuangkan foam ke cangkir untuk melukis latte.
- Masukkan 2 sdm classic espresso ke dalam french press.
- Tuang 1 gelas air panas ke dalam french press dengan mug sebagai takarannya. Diamkan kurang lebih satu menit sampai bubuk espresso larut dengan air.
- Setelah itu tekan beberapa kali menggunakan plunger bawaan dari french press.
- Tuang ke dalam mug, sisihkan sebentar, dan segera buat foam susu.
- Masukkan susu ke dalam french press yang sudah dicuci bersih. Lepas metalnya dan masak di microwave selama kurang lebih 1 menit.
- Setelah itu keluarkan dari microwave dan pasang metalnya kembali. Tekan terus dengan plunger sampai susu menjadi silky.
- Jika tidak punya microwave, kamu bisa memasak susu dengan kompor. Pastikan tidak cairan tidak gosong. Cukup panaskan susu hingga suhunya kurang lebih 70°C. Kemudian matikan kompor.
- Selagi masih hangat, tuang susu ke dalam mug berisi espresso. Jauhkan kedua gelas agar susu masuk ke dasar dan dekatkan kedua gelas agar susu menjadi foam dan dapat melapisi bagian atas espresso.
- Gunakan alat bantu latte art pen untuk melukis foam.
- Coffe latte siap dihidangkan.
Jadi ini adaah pembahasan singkat Sejarah Latte Art di Dunia Kopi. Semoga informasi ini bisa membantu kamu untuk lebih mnegenal latte art.