Article Details

Temukan inspirasi dan wawasan seputar perhotelan, kapal pesiar, dan industri pariwisata di Article kami. Langkah kecil menuju sukses dimulai di sini.

Fakta-Fakta Tenggelamnya Kapal Selam Nanggala 402

Indonesia kembali berduka, karena mendapatkan musibah lagi. Musibah tersebut berupa hilangya kapala selam TNI NKRI Nanggala- 402 di perairan bali. Setelah itu baru kapal selam baru bisa di temukan atau terdeteksi setelah lima hari hilang. Berita tersebut telah di sampaikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) TNI atas nama Yudo Margono pada hari Minggu, 25 Aprik 2021.

Dari musibah ini tentu menyisakan duka bagi seluruh rakyat Indonesia, terutama bagi panglima-panglima TNI NKRI. Karena di dalam Kapal Selam Nanggala-402 terdapat 53 personil yang telah dinyatakan gugur dalam menjalankan misi di Perairan Utara Bali.

Kabar berita lain tentang Kapal Selam Nanggala-402 adalah kondisi kapal selam yang sudah tebelah menjadi 3 bagian. Karena mungkin tekanan air dan pusaran yang terlalu kuat sehingga kapal selam hancur dan tenggelam di dasar laut hingga kedelaman 838 meter. Penasaran dengan fakta-fakta tenggelamnya kapal selam Nanggala 402? Berikut fakta dari penemuan kapal Nanggala 402.

Fakta-Fakta Tenggelamnya Kapal Selam Nanggala 402

  1. Semua Awak Kapal Di Nyatakan Gugur

Berdasarkan penemuan kapal naggala yang valid di kedalam 838 meter. Maka dapat di pastikan kemungkinan sangat kecil para awak kapal atau 53 personil dapat di slamatkan “ujar Yudo”. Selain itu Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga mengatakan dengan hal yang sama bahwa awak kapal dengan jumlah 53 orang tersebut sudah di nyatakan gugur dalam tugas.

Hal ini di sebabkan tekanan air yang sangat kuat di kedalaman 838 meter. Sehingga sangat tidak mungkin untuk seorang manusia yang berenang untuk menylamatkan diri ke permukaan laut tanpa menggunakan peralatan selam khusus. Selain itu di kedalaman 838 meter terdapat hewan-hewan buas yang bisa membahayakan nyawa manusia.

  1. Kapal Terbelah Tiga

Penemuan kapal setelah lima hari menghilang sangat mengejutkan semua orang. Sebab kapal Nanggala-402 di temukan dengan kondisi kapal terbelah tiga. Penemuan mencengangkan tersebut di ambil dari vidio yang di rekam oleh ROV MV dan kemudian hasil rekaman tersebut di perlihatkan saat konferensi pers dengan para media.

Kemudian 3 bagian kapal yang sudah terbelah tersbut, terbagi menjadi bagian depan yang sudah memiliki badan kepala, bagaian badan kapal selam yang masih utuh namun dalam kondisi rusak parah dan retak. Dan yang terakhir adalah bagian belakang yang sudah memiliki badan. Hancurnya kapal selam Nanggala-402 ini bisa jadi karena tekanan air yang terlalu kuat dan pusaran air laut yang terlalu kencang. Sehingga badan kapal selam bisa sampai terbelah menjadi tiga bagian.

  1. Kapal Buatan Jerman Tahun 1977

Sejarah singkat tentang kapal selam Nanggal-402, yang pada saat di buat oleh negara jerman pada tahun 1977, dengan tipe 209/1300. Kemudian  kapal tersebut di beli oleh negara Indonesia pada tahun 1977 dan resmi di gunakan oleh TNI AL NKRI pada tahun 1981. Kapal selam Nanggala teryata juga memiliki suardar kembar yaitu KRI Cakra-401.

Naggala-402 sebagai kapal selam TNI AL NKRI memiliki kekuatan dengan daya dorong sebesar 5.000 shp. Selain itu kapal selam ini juga di lengkapi dengan baterai-baterai listrik, yang memiliki bobot sekitar 25% bobot bruto kapal dalam menyimpan daya listrik. 

  1. Tahapan Sublook-Submiss-Subsunk

Pada saat proses pencarian kapal selam Nanggal-402 kemarin, diperkenalkan dengan istilah Sublook-Submiss-Subsunk. Prosedur rencana pencarian ini akan akan di lakukan apabila  sebuah kapal selam berhenti melapor kata Kepala Staf TNI AL Laksamana Yudo Margono. Lalu apakah Sublook-Submiss-Subsunk itu ?

Sublook, merupakan prosedur pertaman dalam pencarian kapal selam. Karena kapal berhenti melapor karena mengalami permasalahan. Langkah pertama dalam pencarian yaotu sublook pada waktu pencarian Nanggala juga juga sudah di lakukan. Lalu setelah tidak memuahkan hasil di ganti dengan Submiss yaitu status kapal selam yang telah hilang kontak setelah tiga jam setelha hilangnya kapal selam.

Sehingga pada waktu itu, karena kapal selam Nanggal tak kunjung mendapatkan sinyal, akhirnya masuk ke proses Subsunk. Yang artinya kapal selam dianggap tenggelam ke dasar laut.

  1. Tenggelam Di Kedalaman 838 Meter

Pada saat itu KRI Rigel yang ROV menemukan sinyal yang cukup menyakinkan di area tenggelamnya kapal selam tersebut. Setelah itu KRI regal berencana akan melakukan penyelaman untuk mencari kapal selam tersebut.

Tetapi penemuan kapal selam Nanggala-402 TNI NKRI pada saat itu di bantu dengan paralatan canggih dari negara Singapura. Karena peralatan KRI Rigel yang ROV hanya mampu menyelam dengan kalaman 800. Sehingga untuk proses penyeleman mencari kapal selam di serahkan kepada MV Swift Recue yang meruapak aset bantun dari Negara Singapura. Hasilnya, dengan usaha yang keras, pada pukul 09.04 ROV singapura berhasil mendapatkan kontak visual.