Kesalahan dalam Wawancara yang Harus Dihindari
Kesalahan dalam wawancara merupakan hal yang terdengar sangat tidak menyenangkan. Betul sekali, tidak ada kesalahan yang terdengar menyenangkan, namun untuk kasus yang satu ini kelihatan sangat berbeda.
Bayangkan jika Anda sudah mempersiapkan berkas administrasi dengan sedemikian rupa, kemudian dinyatakan lolos ke tahap selanjutnya tetapi ketika sesi wawancara Anda melakukan kesalahaan. Tentu saja ini akan berpengearuh pada penilaian recuiter untuk terhadap kualitas diri Anda.
Kesalahan dalam wawancara pasti sangat mungkin dilakukan oleh siapa saja, baik itu secara tidak sengaja maupun disengaja. Seseorang harus dituntut untuk melakukan persiapan yang matang agar kesalahan dalam wawancara bisa diminimalisir sekecil mungkin.
Melakukan persiapan dengan matang juga sangat membantu seseorang lebih percaya diri ketika menghadapi pertanyaan demi pertanyaan dari recruiter. Berikut ini adalah kesalahan yang sering dilakukan saat wawancara.
Kendala yang dihadapi saat wawancara
Alur kehidupan manusia tidak selamanya mulus atau baik-baik saja. Seseorang memiliki probabilitas untuk menghirup kebahagiaan yang menyenagkan maupun pil pahit kehidupan yang menyesakkan.
Perjuangan dalam kehidupan ini harus dilakukan secara kontinyu karena hidup ini berjalan dengan sangat dinamis. Salah satu perjuangan seorang anak manusia dalam menjalani kehidupan ini yaitu perjuangan mencari kerja ataupun yang sejenisnya.
Berbicara mengenai kendala yang dihadapi saat wawancara, tentunya akan ada banyak sekali kemungkinan yang terjadi. Kendala yang biasa terjadi seperti berikut:
- Rasa tidak percaya dan kurang yakin dengan kapasistas diri
- Kurang tersenyum dan muka kurang berseri-seri
- Gugup dan tidak fokus
- Culture Shock
- Kurang mendengar dengan jelas pertanyaan yang diberikan oleh recruiter
- Over-confident sehingga menjawab dengan sesuka hati padahal itu hal yang kurang tepat
- Kurang memahami apa yang menjadi tujuan mereka apply
- Kemampuan berbahasa yang kurang baik
Kendala-kendala di atas sebetulnya dapat diminimalisir. Seseorang hanya perlu persiapan yang lebih matang agar kesalahan dalam wawancara dapat diantisipasi.
Hal yang Perlu Dihindari
Selain itu, seseorang harus menghindari beberapa hal. Berikut ini beberapa hal yang perlu dihindari,
- Tidak berpakaian rapi dan sesuai dengan ketentuan perusahaan
- Datang terlambat dan membuat recuiter menunggu lama
- Tergesa gesa menjawab pertanyaan
- Gugup dan tidak fokus
- Memberikan informasi yang tidak penting dan tidak ada hubungannya dengan apa yang di apply
Penyebab Gagal Interview
Penyebab gagalnya interview biasanya karena seseorang melakukan kesalahan dalam wawancara. Berikut ini beberapa hal yang menjadi penyabab kegagalan dalam interview. Melansir dari sumber pustaka Jobstreet, menyatakan ada beberapa kesalahan dalam wawancara yang menyebabkan seseorang mengalami kegaagalan wawancara.
- Tidak dapat memberikan jawaban yang sesuai dengan apa yang menjadi pertanyaan. Contohnya pertanyaan “Jelaskan tujuan Anda 7 – 10 tahun lagi?”, banyak yang mengalami kegagalan menjawab pertanyaan ini dikarenakan banyak dari mereka tidak mampu memberikan jawaban secara spesifik dan car acara mencapai tujuan tersebut.
- Terlalu gugup dan tidak cocok satu sama lain. Ini yang menjadi beberapa penyebab kegagalan yang sering terjadi dan dialami oleh calon karyawan atau pencari kerja. Perusahaan biasanya mencari pekerja yang dapat menjadikan pekerjaannya sebagai tantangan dan seseorang yang berorientasi pada target.
Banyak juga yang menjawab pertanyaan dengan sangat gugup sehingga tampak kaku dan terihat kurang professional dalam menjawab pertanyaan recruiter. Ketidakcocokan antara perangai, karakter maupun sikap yang dimaknai oleh recruiter juga menjadi hal yang menyebabkan kegiatan wawancara gagal.
- Kurang mempersiapkan yang menjadi poin penting dalam wawancara. Ini sangat fatal, jika seseorang seseorang kurang persiapan sudah tentu komunikasi yang tejadi antara pewawancara dan yang diwawancarai berjalan kaku dan mencekam.
- Tidak melakukan survey kepada perusahaan tujuan. Banyak yang tidak mempelejari perusahaan yang akan dibidik sehingga ketika interview tidak dapat menjelaskan perusahaan secara komprehensif.
- Tidak memiliki pertanyaan ynag mendukung pada saat sesi akhir awancara. Pertanyaan ini seharusnya diajukan oleh calon pencari kerja kepada Pertanyaan menarik yang diberikan kepada perusahaan akan sangat dapat mengundang persepsi baik recruiter terhadap Anda.
Pertanyaan tersebut dapat mengindikan bahwsannnya Anda sangat tertarik dengan perusahaan dan ingin memperdalam terkait perusahaan tersebut.
Hal yang Harus Dilakukan saat Interview
Melansir dari (Setyorini, 2020) menyatakan bahwasannya ada beberapa tips atau hal yang harus dilakukan saat interview. Berikut ini tipsnya,
- Perkenalkan diri Anda dan apa saja skill serta kemampuan yang dimiliki. Ini adalah langkah untuk mempromosikan Anda, usahakan dikemas semenarik mungkin agar meningkatkan ketertarikan recruiter kepada Anda.
- Menjawab pertanyaan dengan secara langsung, tidak berpikir terlalu lama. Meski demikian, berikan jawaban terbaik Anda.
- Percaya diri dan tidak memberikan jawaban yang berbelit – belit karena itu akan mempengaruhi penilaian recruiter).
- Berikan jawabana yang menunjukkan bahwasannya Anda merupakan sosok yang mampu bekerja dalam tim.
- Tidak membokar kebrobrokan perusahaan, tempat dimana sebelumnya Anda bekerja. Tetap berikan citra postif perusahaan
- Jawablah dengan jawaban yang realistis, jangan terkesan melebihkan sesuatu yang pada kenyataannya tidak seperti itu.
Hal yang Dilarang saat Interview
Interview merupakan salah satu sesi penentu bagi recruiter menentukan calon karyawan lolos tahap selanjutnya atau tidak. Oleh karena itu setiap yang akan melakukan wawancara harus mampu mempersiapkan yang terbaik dan tidak melakukan hal hal yang dilarang saat interview. Berikut ini hal yang dilarang saat interview menurut (warsito, 2020) ada beberapa hal yaitu,
- Terlambat dating dan tidak berkonfirmasi terlebih dahulu sebelumnya kepada recruiter atau pihak pewawancara.
- Melebih–lebihkan ketika menjawab pertanyaan “Perkenalkan dirimu dan skill apa yang dimiliki?” sehingga terkesan sangat
- Bersikap cuek dan seenaknya sendiri tanpa adanya sopan santun sedikitun.
- Bertanya mengenai informasi yang terlalu umum sehingga Anda terkesan memang kurang take care dengan keadaan.
- Memberikan pertanyaan yang sifatnya sangat privasi kepada pewawancara karena secara tidak langsung hal tersebut dapat menyinggung hati pewawancara.
Itulah beberara hal terkait dengan kesalahan dalam wawancara. Apapun yang terjadi jika Anda akan melakukan wawancara usahakan mempersiapkan diri sebaik mungkin agar proses wawancara dapat berjalan lancar dan tidak menimbulkan hal hal yang tidak diinginkan terjadi.