Article Details

Temukan inspirasi dan wawasan seputar perhotelan, kapal pesiar, dan industri pariwisata di Article kami. Langkah kecil menuju sukses dimulai di sini.

Tugas Deck Departement di Kapal Pesiar

Tugas deck departement pada sebuah kapal pesiar dibagi menjadi beberapa divisi. Setiap divisi yang bertugas di deck departement memiliki tanggung jawab dan tugas masing-masing. Deck departement ini tidak hanya ada di kapal pesiar saja. Tetapi juga kapal dagang dan kapal angkatan laut. Karena perean mereka cukup penting, kdudunya yang berkaitan dengan pihak luar.

Deck departemen dan persyaratan kru yang bertugas, termasuk tanggung jawab setiap pangkat diatur dalam Konvensi STCW atau International Convention on Standards of Training, Certification and Watchkeeping for Seafarers.

Departemen deck sendiri dipimpin oleh perwira dek, seseorang yang merupakan pelaut berlisensi dan dikomandoi secara keseluruhan oleh kapten kapal. Kru kapal di bagian geladak ini mengerjakan berbagai pekerjaan di kapal. Tetapi tugas utama mereka adalah melakukan navigasi kapal, mengawasi jarak yang sesuai dari jembatan. Namun, mereka biasanya juga bertanggung jawab mengawasi dan memantau setiap kawasan yang dilintasi.

Tugas Deck Department yang Harus di Pahami

Tugas deck department mempunyai beberapa perbedaan dengan tugas yang dikerjakan oleh crew engine di sebuah unit kapal pesiar. Ini adalah 7 Tugas Dect Department yang penting kamu ketahui.

Nahkoda Atau Kapten

Dari sekian banyak awak kapal, mungkin yang paling familiar di telinga kita semua adalah kapten atau nahkota. Selain memiliki tanggung jawab dengan awak kapal dan segala isinya, ternyata nahkoda atau kapten kapal juga bertanggung jawab yang berat kepada perusahaan dimana mereka bekerja.

Hal ini tidak bisa lepas begitu saja, karena memang jabatan kapten atau nahkoda merupakan jabatan tertinggi di sebuah organisasi yang ada di kapal. Selain dituntut untuk memiliki pengetahuan yang baik perihal ilmu kelautan, seorang kapten juga harus memiliki kesanggupan dalam berkomunikasi dengan baik dan benar.

Chief Officer

Di bawah kapten ada chief officer yang memiliki tugas dan tanggung jawab setiap hari untuk melakukan bongkar muat kapal dan mengatur stabilitas kapal. Seorang Chief officer juga dikenal sebagai kepala kerja yang mengepalai deck department. Sehingga segala urusan yang terjadi di deck department terutama perihal pekerjaan, diatur sepenuhnya oleh chief officer langsung.

Second Officer

Tanggung jawab kru kapal bukan sekedar melakukan kapal saja. Faktanya, seorang pelaut juga sepatutnya mempunyai keterampilan medis hingga kemampuan dalam navigasi. Keduanya menjadi tanggung jawab pokok seorang second officer.

Seseorang yang bekerja di divisini jika tidak memiliki sertifikat kompetensi yang valid, seorang cadet tidak akan diterima menjaga anjungan sendirian. Bagi calon seorang navigator harus belajar memahami ilmu tentang bernavigasi agar dapat membantu menjadi perwira yang sukses. memahami P2tl, ilmu pelayaran datar, penggunaan peralatan di anjungan dan lain sebagainya.

 

Pada umumnya, Mualim pada divisi ini meluangkan waktu untuk jaga sejak pukul 04.00-08.00 dan 16.00-20.00.

Seorang navigator hanya boleh bertugas jika sudah bersertifikat dan memperoleh ijin langsung oleh kapoten kapal. Jika sang kapten belum mengijinkan bertugas, terlepas dari kemampuan maupunpengalaman, ia tidak diperbolehkan bertugas seorang diri. Karena tugasnya cukup krusial dan sangat penting.

Third Officer

Di bawah second officer merupakan mualim III atau yang lebih populer dengan third officer. Seorang third officer dituntut untuk memiliki kesanggupan dalam bidang administrasi. selain trampil dalam hitung-hitungan, third officer juga bertanggung jawab mengawasi kelengkapan keselamatan bagi kru kapal yang lain. Saat berada di atas kapal, kelengkapan keselamatan seperti skoci, life jacket dan life boy swajib untuk selalu ada.

Bosun

Tugas pelaut yang diemban oleh seorang bosun lebih kepada tugas jasmaniah atau fisik. Bosun akan mendapatkan tugas harian yang diberikan chief officer untuk melakukan pekerjaan tertentu seperti membersihkan kapal dan pengadaan barang-barang kerja. Awak kapal yang membutuhkan gerindra, cat, kuat atau pun safety googles bisa memintanya langsung dari seorang bosun. Tugas-tugas seperti ini biasa kita kenal dengan kepala gudang atau mandor.

Juru Mudi

Sebagaimana namanya, tugas dari seorang juru mudi tak lain adalah untul mengemudikan kapal. Karena terbilang cukup berat, tugas ini dibantu oleh bosun. Kecuali mengemudikan kapal, seorang juru mudi juga harus aktif dalam membantu menjaga kebersihan deck di sebuah kapal.

Kelasi

Tugas utama dari seorang kelasi merupakan untuk membantu pekerjaan bosun terutama dalam melakukan pekerjaan berat seperti membersihkan kapal, memperbaiki barang, dan lain sebagainya. Pekerjaannya terbilang cukup remeh, tetapi tanpa ketidakhadiran kelasi keadaan kapal tak akan aman dan nyaman. Mengingat masing-masing awak kapal mempunyai tugasnya masing-masing. Tugas yang sederhana tetapi memiliki fungsi yang krusial.

Jadi ini adalah tugas deck departement di sebuah kapal pesiar. Tugas dari setiap masing-masing kru yang berada di divisi deck ini saling berkaitan satu sama lainnya. Sehingga tidak bisa dipandag remeh, meski hanya bekerja di bidang kelasi sekalipun.