Article Details

Temukan inspirasi dan wawasan seputar perhotelan, kapal pesiar, dan industri pariwisata di Article kami. Langkah kecil menuju sukses dimulai di sini.

Perbedaan Hotel, Losmen, Villa, Resort yang Harus Kamu Tahu

Perbedaan hotel, losmen, villa, dan resort ini harus kamu ketahui perbedaannya. Definisi dan fasilitas yang dimiliki juga cukup memiliki perbedaan yang lumayan signifikan. Klasifikasi ini memang bisa kita ketahui dari lokasi, jenis fasilitas, sampai luas bangunan.

Meski pada dasarnya semuanya merupakan akomodasi atau fasilitas yang menyediakan tempat untuk menginap saat kita mengadakan liburan. Namun tiap jenis penginapan ini menunjukkan spesifikasi yang berbeda-beda.

Perbedaan Hotel, Losmen, Villa, Resort

  1. Hotel

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), hotel adalah bangunan berkamar banyak yang disewakan sebagai tempat untuk menginap dan tempat makan orang yang sedang dalam perjalanan. Pengertian lain dalam KBBI, hotel adalah bentuk akomodasi yang dikelola secara komersial, disediakan bagi setiap orang untuk memperoleh pelayanan, penginapan, makan dan minum.

 

Fred Lawson dalam Hotels, Motels and Condominius: Design, Planning and Maintenance (1976) menjabarkan definisi hotel sebagai sarana tempat tinggal umum untuk wisatawan dengan memberikan pelayanan jasa kamar, penyedia makanan dan minuman serta akomodasi dengan syarat pembayaran.

 

Menurut Keputusan Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi Republik Indonesia Nomor 94 Tahun 1987, hotel adalah salah satu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian atau seluruh bangunan untuk menyediakan jasa pelayanan penginapan, makan dan minum serta jasa lainnya bagi masyarakat umum yang dikelola secara komersial.

 

Hotel merupakan jenis akomodasi yang sudah umum dikenal masyarakat terutama wisatawan. Hotel memiliki beberapa fasilitas yang dapat mendukung aktivitas tamu ketika berlibur dan menginap di kawasan tersebut. Bangunan hotel pada umumnya adalah bangunan bertingkat yang memiliki jumlah kamar yang banyak.

 

Selain itu, fasilitas pendukung di dalam hotel yang bertujuan memanjakan para pengunjung adalah tersedianya restoran, bar, kolam renang, ruang meeting, tempat gym, salon serta spa lengkap dengan puluhan hingga ratusan staf yang siap melayani para tamu. Hotel juga memiliki kategori “bintang” untuk menunjukkan jumlah kamar dan luas kamar minimal, serta fasilitas yang disediakan mulai dari hotel bintang satu hingga hotel bintang lima.

 

  1. Losmen

Losmen sendiri beralsal dari bahasa Prancis "logement", "penghunian" adalah jenis penginapan komersial yang menawarkan tarif yang lebih murah ketimbang hotel. Losmen disebut pula hotel melati.

 

Sebutan losmen sering kali merujuk pada penginapan yang biasa-biasa saja tanpa disertai dengan fasilitas mewah seperti AC, kolam renang, atau Spa dan sebagainya. Losemn biasanya hanya ada peralatan untuk tidur, seperti kasur dan lemari yang seadanya. Ukuran kamar yang disediakan juga tidak terlalu besar, tidak heran jika harga yang ditawarkan untuk tamu menginap cukup murah. Jadi, jika kamu ingin berhemat, losmen adalah pilihan yang paling pas saat kamu pergi berkeliling sebagai backpacker.

 

  1. Villa

Villa adalah jenis hunian yang pada awalnya merupakan sebutan untuk rumah pedesaan kelas atas di zaman Romawi kuno. Sejak asalnya di villa Romawi, ide dan fungsi villa telah berkembang pesat. Setelah jatuhnya Republik Romawi, vila-vila yang tersisa berubah menjadi kompleks pertanian kecil, yang semakin dibentengi pada Zaman Kuno, kadang-kadang dipindahkan ke Gereja untuk digunakan kembali sebagai biara.

 

Villa kemudian berangsur berevolusi pada Abad Pertengahan menjadi rumah-rumah pedesaan mewah yang elegan. Dalam bahasa arsitektur modern, "villa" dapat didefinisikan dalam berbagai jenis dan ukuran tempat tinggal, mulai dari villa yang berdiri sendiri hingga cluster villa yang dibangun bersebelahan dengan berbagai kawasan yang berbeda-beda.

 

Villa juga membutuhkan aspek yang lebih banyak daripada rumah, bila rumah hanya perlu memenuhi aspek dasar maka villa membutuhkan aspek lain seperti pesona view, keistimewaan desain, keunikan arsitektur atau aspek kemewahan dalam penggunaan material.

 

Villa lebih membutuhkan visual dan kesan daripada fungsi, desain villa seringkali tidak fungsional dan melebih-lebihkan untuk mengejar visual yang menarik. Seperti bentuk-bentuk lengkung atau tonjolan, dekorasi eksterior & interior, perletakan ornamen/patung, penggunaan material mewah serta permainan lampu-lampu ambien light.

 

Villa merupakan jenis hunian yang tergolong mahal dengan fasilitas yang memanjakan penghuninya sehingga villa membutuhkan perawatan yang jauh lebih mahal daripada rumah. Harga sewa villa umumnya lebih mahal daripada harga sewa rumah dengan ukuran yang sama.

 

  1. Resort

Resort termasuk tempat penginapan yang banyak digunakan oleh wisatawan lokal saat berlibur keluar kota. Selain harganya untuk menginap yang sangat beragam, fitur yang ditawarkan resort juga tidak kalah dari hotel, ataupun villa.

 

Sebuah bangunan resort biasanya dikelola oleh suatu perusahaan dengan tujuan utama adalah untuk menyediakan berbagai macam keinginan pengunjung seperti penginapan, restoran, hiburan, fasilitas olahraga ataupun pusat perbelanjaan. Bahkan bisa dikatakan hotel merupakan salah satu fitur dari sebuah resort.

 

Resort memiliki fungsi utama sebagai tempat untuk berekreasi serta tempat tujuan wisata keluarga yang menawarkan berbagai macam fasilitas serta objek yang menarik. Selain itu resort juga berfungsi sebagai tempat persinggahan bagi mereka yang sedang bepergian atau melakukan aktivitas lain karena pada umumnya sebuah bagunan resort berdekatan dengan daerah wisata.